Howdy, Stranger!

It looks like you're new here. If you want to get involved, click one of these buttons!

Ini Ongkos Developer App Android

image
Pengguna ponsel di tanah air banyak dikabarkan melebihi total penduduk Indonesia mandiri. Tetapi, sesungguhnya pengguna smartphone hingga tahun ini cuma mencapai 52, 2 juta pengguna saja menurut pengaduan dari industri analisa Statista. Ini ialah hal yang menarik, sebab masih ada lebih dari 200 juta penduduk yang lambat laun mau beralih dari feature phone ke smartphone. Bila ini terjadi, target pasar rekayasa mobile tentunya akan tambah membesar.

Tetapi bagaimana perkembangan developer praktik mobile di Indonesia? Apakah sudah sebabat atau masih tertinggal dibandingkan negara unik? codelabs.co.id Untuk mengarifi jawabannya, 1 buah marketplace perangkat antara developer aplikasi mobile dengan industri yaitu ContractIQ melakukan sebuah riset menyenggol tren penjelasan aplikasi tahun 2015.

Penyelidikan ini melibatkan berbagai studio developer daripada seluruh bumi, dan Nusantara menjadi satu diantara negara yang masuk di dalamnya. Sejumlah fakta memukau dari penelitian tersebut merupakan:

Android, iOS, dan cross platform merupakan bidang tertentu yang banyak digarap sama para developer mobile yang mana masing-masing menikmati persentase sejumlah 26, 25, dan 20 persen.
50 persen klien developer praktik mobile bersumber dari jiwa yang memilki ide untuk sebuah rekayasa dan startup. 77 premi perusahaan antara lain yakin kalau kebutuhan hendak aplikasi mobile dari startup akan bertambah kuat.

75 persen kongsi developer praktik mobile ngerasa bahwa tanah datar aplikasi mobile cukup tersembunyi bila ditinjau dari sudut ekonomi & akan langsung tumbuh.
Informasi lain yang tidak kalah mempesona dari kinerja riset berikut adalah mengenai biaya pabrikasi sebuah penggunaan. Rata-rata tarif per weker pembuatan rekayasa untuk maklumat iOS merupakan USD11 (Rp140. 000), Android dan cross platform ialah USD12 (Rp150. 000), serta uniknya tol paling tinggi telanjurkan berlaku untuk operasi Windows yaitu USD14 (Rp180. 000

Tarif tersebut bisa dibilang masih super rendah asalkan dibandingkan beserta negara unik. Sebut saja negara tetangga Singapura di mana rata-rata tarif bagi jam ialah USD50 (Rp640. 000) hingga USD70 (Rp900. 000). Utama rendahnya upah tersebut tentunya menentukan poin aplikasi yang dihasilkan. Hal ini pun menandakan developer lokal tetap mempunyai penuh peluang untuk bersaing beserta developer luar dari beraneka ragam faktor, sejak desain rekayasa sampai peforma.
Sign In or Register to comment.